Milangkala ke-39 Kecamatan Tanjungsiang, Masyarakat Guyub Wujudkan Subang Ngabret

SUBANG, MetrolimaTv.com – Menyambut momentum bersejarah, masyarakat Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang, bersatu menggelar peringatan Milangkala ke-39. Dengan mengusung tema besar “Semangat Guyub, Maju Berbudaya, dan Religius”, rangkaian kegiatan yang berlangsung selama sepekan penuh ini menjadi wujud nyata kebersamaan untuk mewujudkan daerah yang sejahtera dan bermartabat menuju visi pembangunan “Subang Ngabret”.

 

Tema tahun ini secara khusus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Lebih dari itu, penguatan seni budaya, nilai-nilai religius, serta solidaritas sosial dijadikan fondasi utama dalam roda pembangunan wilayah.

 

Terkait seluruh rangkaian acara ini, Camat Tanjungsiang, Rano Syaeful Sudirman, S.STP., dijadwalkan akan memberikan keterangan resmi kepada PERS dalam konferensi pers setelah seluruh puncak acara selesai pada Kamis, 23 Juli 2026.Kemeriahan perayaan sudah terasa sejak hari Senin melalui pembukaan turnamen Bola Voli yang digelar dari Senin sampai Sabtu mendatang.

 

Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi positif antar-desa dan pemuda se-Kecamatan Tanjungsiang. Pada hari yang sama, atmosfer khidmat menyelimuti jalannya acara Mitambeyan atau doa bersama untuk memohon keberkahan, kelancaran seluruh rangkaian acara, serta kemajuan wilayah.Memasuki hari Selasa, masyarakat disuguhkan dengan eksotisme Kirab Budaya (Kirab Petaka) yang menampilkan kekayaan adat dan budaya asli Tanjungsiang.

 

Beriringan dengan pawai budaya tersebut, digelar pula aksi nyata penanaman pohon sebagai komitmen bersama dalam menjaga lingkungan hidup.Aktivis peduli lingkungan sekaligus penggagas Gerakan Hutan dan Lahan (GERHAN) berinisial ES, menyampaikan selamat atas bertambahnya usia Kecamatan Tanjungsiang.

 

Dalam penyataannya, ES menegaskan pentingnya mempertahankan kearifan lokal yang diwarnai budaya tradisional di tengah kemajuan global berbasis IPTEK. Ia menekankan bahwa esensi pembangunan di sekup wilayah Subang Selatan harus menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat serta pengendalian lingkungan yang ketat.

“Kecamatan Tanjungsiang harus tetap RINDANG,” tegasnya.

 

Hari Rabu menjadi pusat pergerakan sosial dan pelayanan publik yang padat. Dimulai dengan senam massal dan gerak jalan santai untuk membangkitkan gaya hidup sehat seluruh lapisan masyarakat, acara dilanjutkan dengan aksi kemanusiaan berupa cek kesehatan gratis dan donor darah.

 

Guna memberikan asas manfaat langsung, pihak kecamatan juga membuka posko Pelayanan Adminduk terpadu untuk mempermudah warga dalam mengurus dokumen kependudukan.Sebagai penutup akhir pekan kegiatan, puncak peringatan Milangkala ke-39 akan diakhiri dengan kegiatan keagamaan Istighosah dan Tabligh Akbar pada hari Kamis.

 

Tokoh ulama kharismatik setempat, K.H. Maman S. Jamaludin, menyatakan bahwa para ulama dan seluruh masyarakat Tanjungsiang sangat mendukung dan antusias menyambut rangkaian milangkala ini. “Semoga Kecamatan Tanjungsiang tetap jaya, bersinar, dan rindang,” ucap K.H. Maman penuh harap.Milangkala ke-39 ini membuktikan bahwa perayaan tahunan di Tanjungsiang bukan sekadar seremoni musiman. Melalui sinergi yang kuat di bawah kepemimpinan Camat Rano Syaeful Sudirman, masyarakat optimis semangat guyub ini akan terus hidup sebagai motor penggerak utama dalam mengakselerasi kemajuan Kabupaten Subang yang sesungguhnya. Dirgahayu ke-39 Kecamatan Tanjungsiang! Guyub, Maju, Berbudaya, Religius.*Asep NASA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *