Kapuas Hulu– Tidak hanya memberikan imbauan, personel TNI dari Koramil 1206-09/Jongkong bersama Polsek Pengkadan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun langsung ke lapangan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Pengkadan, Sabtu (29/08/2026).
Dengan mengedepankan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan, Babinsa bersama personel Polsek Pengkadan dan BPBD bergerak cepat menuju lokasi setelah mendapatkan informasi adanya titik api. Kondisi di lapangan langsung ditangani dengan melakukan upaya pemadaman dan pendinginan guna mencegah api kembali menyala serta meluas ke area lainnya.
Aksi tersebut menjadi bukti bahwa sinergitas antarinstansi bukan sekadar koordinasi di atas kertas, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata ketika masyarakat dan lingkungan membutuhkan kehadiran aparat.
Di tengah kondisi musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya Karhutla, kecepatan dalam merespons setiap titik api menjadi sangat penting. Api yang dibiarkan dapat dengan cepat merambat, terlebih apabila kondisi vegetasi di sekitar lokasi dalam keadaan kering.
Babinsa Koramil 1206-09/Jongkong Pratu Agustriyadi juga terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Edukasi serta pemantauan di wilayah binaan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
“Kami akan terus bersinergi dan bergerak cepat apabila ditemukan titik api. Pencegahan merupakan langkah utama, namun ketika api muncul, keselamatan masyarakat dan lingkungan harus menjadi prioritas bersama,” tegas Babinsa di lokasi.
Dengan semangat “Pantang Pulang Sebelum Api Padam”, Babinsa Koramil 1206-09/Jongkong bersama Polsek Pengkadan dan BPBD menunjukkan bahwa menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla merupakan tanggung jawab bersama.
Sinergitas, kepedulian dan kecepatan bertindak menjadi kunci untuk mencegah api berkembang menjadi bencana yang lebih besar, sekaligus menjaga masyarakat Kapuas Hulu tetap aman dari dampak Karhutla dan kabut asap.
(Pendim1206/Psb)
Agus maharona












