Generasi Muda Pelopor Cegah Karhutla Tim S2-STIK Edukasi Peserta Diklatsar Saka Bhayangkara

Melawi – Tim Edukasi Lemdiklat Polri S2-STIK memberikan sosialisasi tentang pencegahan dan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada peserta Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Saka Bhayangkara Polres Melawi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (29/8/2026), bertempat di SMAN 1 Belimbing, Kabupaten Melawi.

Dalam kegiatan tersebut, AKP Naufal Arya, S.Tr.K. dari Tim Edukasi Lemdiklat Polri menyampaikan materi mengenai pentingnya peran generasi muda dalam mencegah terjadinya Karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.

Para peserta Diklatsar diberikan pemahaman mengenai berbagai penyebab Karhutla, dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan masyarakat, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

AKP Naufal Arya juga mengajak anggota Saka Bhayangkara untuk menjadi pelopor dalam menyampaikan pesan-pesan pencegahan Karhutla kepada keluarga maupun masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Generasi muda memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih saat musim kemarau,” disampaikan dalam kegiatan edukasi tersebut.

Untuk membuat kegiatan lebih menarik dan meningkatkan pemahaman peserta, sosialisasi juga dirangkaikan dengan game edukasi. Melalui permainan tersebut, peserta Diklatsar diajak untuk memahami materi pencegahan Karhutla secara interaktif, sekaligus meningkatkan kekompakan, kerja sama dan kepedulian terhadap lingkungan.

Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam setiap rangkaian permainan maupun penyampaian materi. Suasana edukasi berlangsung komunikatif sehingga pesan-pesan pencegahan Karhutla dapat diterima dengan lebih mudah oleh para peserta.

Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk anggota Saka Bhayangkara yang memiliki pengetahuan dan kepedulian terhadap lingkungan serta mampu menjadi agen edukasi di tengah masyarakat.

Tim Edukasi Lemdiklat Polri S2-STIK menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan meningkatkan kesadaran sejak dini, diharapkan potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan serta dampaknya terhadap kesehatan, lingkungan dan kehidupan masyarakat dapat dicegah.

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *