Kayong Utara — Komandan Korem (Danrem) 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., bersama rombongan Perwira Menengah (Pamen) Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sektor Kabupaten Kayong Utara, melaksanakan pertemuan dengan Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, S.Sos., M.Si. Ketapang, Sabtu (29/08/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Kayong Utara dan menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi serta sinergi antara jajaran TNI dan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Kehadiran Danrem 121/Abw bersama rombongan Satgas Karhutla menunjukkan komitmen bersama dalam membangun langkah-langkah strategis untuk mencegah dan menangani karhutla, khususnya di wilayah Kabupaten Kayong Utara.
Dalam pertemuan tersebut, koordinasi lintas sektor menjadi salah satu aspek penting guna memastikan upaya pencegahan dan penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, serta unsur terkait diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla.
Bupati Kayong Utara Romi Wijaya menyambut baik kunjungan dan koordinasi yang dilakukan Danrem 121/Abw beserta Tim Satgas Karhutla. Kolaborasi seluruh pihak dinilai sangat diperlukan mengingat penanganan karhutla tidak hanya membutuhkan respons ketika terjadi kebakaran, tetapi juga langkah pencegahan sejak dini.
Sementara itu, Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang solid antara jajaran TNI dan pemerintah daerah. Dengan kerja sama yang kuat, berbagai potensi ancaman karhutla dapat diantisipasi sedini mungkin sehingga dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan.
Pertemuan tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga wilayah Kabupaten Kayong Utara dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kolaborasi yang berkesinambungan menjadi kunci dalam menciptakan penanganan karhutla yang cepat, terukur, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.
Agus maharona












