Sintang – Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan hingga ke wilayah permukiman masyarakat. Tim Penyuluh Karhutla bersama Babinsa Koramil 1205-06/Sepauk melaksanakan patroli sekaligus penyuluhan keliling dengan menyambangi warga di Dusun Sungai Naga, Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut melibatkan Tim Penyuluh Karhutla yang terdiri dari Kolonel Laut (KH) Drs. Tulus Suswandi, M.A.P., Perwira Sahli Koarmada RI, dan Mayor Cba Agus BS, Pabung Kodim 0820/Probolinggo Korem 083/Bdj.
Dalam pelaksanaannya, tim bersama Babinsa melakukan patroli dan berkeliling di sekitar wilayah Dusun Sungai Naga. Patroli tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk mendatangi dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan anjangsana.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan dengan memberikan pemahaman secara langsung kepada warga mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, khususnya pada kondisi cuaca yang cenderung kering.
Kepala Desa Buluh Kuning Rudi Hapidin, Kepala Dusun Sungai Naga Mariata, Babinsa Koramil 1205-06/Buluh Kuning Sertu Anang Indrianto dan Serka Sugianto turut mendampingi kegiatan tersebut. Sebanyak 15 warga masyarakat ikut menerima penyuluhan dan berdialog langsung dengan tim.
Ketua Tim Penyuluh Karhutla, Kolonel Laut (KH) Drs. Tulus Suswandi, M.A.P., menyampaikan bahwa pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Menurutnya, penyuluhan tidak hanya dilakukan melalui pertemuan formal, tetapi juga perlu dilakukan dengan turun langsung melihat kondisi wilayah dan berdialog dengan warga.
“Patroli dan penyuluhan keliling ini untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat. Pencegahan akan lebih efektif apabila masyarakat ikut memahami potensi bahaya dan bersama-sama menjaga wilayahnya,” ujar Tulus.
Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan api. Apabila ditemukan adanya kebakaran, warga diharapkan segera berkoordinasi dengan aparat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas maupun pihak terkait agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.
Sementara itu, Babinsa Koramil 1205-06/Sepauk turut mengajak masyarakat untuk tidak lengah terhadap kondisi lingkungan sekitar. Komunikasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya Karhutla.
Melalui patroli, anjangsana dan penyuluhan keliling tersebut, diharapkan pesan pencegahan Karhutla dapat langsung diterima masyarakat hingga tingkat dusun. Keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran agar tidak meluas.
Pendim1205
Agus maharona












