Singkawang – Di tengah kepungan asap dan dampak kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah, Babinsa Sertu Hendi bersama masyarakat memanjatkan doa memohon turunnya hujan sebagai bentuk ikhtiar menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Doa tersebut dipanjatkan melalui pelaksanaan Sholat Jumat bersama sekitar 80 jamaah di Masjid Baitul Huda, Jalan Singkawang-Bengkayang, RT 01/RW 02, Kelurahan Nyarumkop, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Jumat (04/09/2026).
Dalam khutbah yang disampaikan Sertu Hendri selaku khotib sekaligus imam, jamaah diajak meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menjaga kelestarian alam. Disampaikan pula bahwa kerusakan lingkungan dapat terjadi akibat perbuatan manusia, termasuk membuka lahan dengan cara membakar yang berisiko memicu karhutla dan asap.
“Menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama. Jangan sampai kelalaian manusia menjadi sebab munculnya bencana yang merugikan banyak orang,” pesan Sertu Hendri dalam khutbahnya.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Ke depan, diharapkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan semakin meningkat, diiringi ikhtiar dan doa agar hujan segera turun, karhutla dapat berakhir, serta masyarakat kembali beraktivitas dengan udara yang sehat dan lingkungan yang aman. (Pendim 1202/Skw)
Agus maharona












