Dandim 1206/Putussibau Bersama Forkopimda Kapuas Hulu Ikuti Rakor Penanggulangan Puncak Karhutla Secara Vicon

Kapuas Hulu – Komandan Kodim (Dandim) 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro S.I.Pem., M.I.P., M.Han, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu mengikuti Rapat Koordinasi Penanggulangan dan Penanganan Puncak Kebakaran Hutan dan Lahan secara virtual conference (vicon) bersama Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Senin (07/09/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi potensi peningkatan kejadian Karhutla, khususnya pada periode puncak musim kemarau.

Dalam rakor tersebut, pemerintah pusat menekankan pentingnya kesiapsiagaan, penguatan langkah pencegahan dan deteksi dini, serta penanganan Karhutla secara cepat, tepat, dan terpadu. Seluruh unsur terkait di daerah diharapkan meningkatkan pemantauan wilayah serta mengoptimalkan sumber daya yang tersedia guna mengantisipasi dan menangani potensi Karhutla.

Dandim 1206/Putussibau menyampaikan bahwa TNI berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

“Sinergi dan koordinasi seluruh pihak merupakan kunci dalam mencegah terjadinya Karhutla. Upaya pencegahan dan deteksi dini harus terus diperkuat agar setiap potensi kebakaran dapat segera diidentifikasi dan ditangani sebelum berkembang lebih luas,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan rakor tersebut, diharapkan kesiapsiagaan seluruh unsur di Kabupaten Kapuas Hulu semakin optimal dalam menghadapi potensi Karhutla. Dengan demikian, dampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, serta aktivitas sosial dan ekonomi dapat diminimalkan.

TNI bersama Forkopimda Kapuas Hulu berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan pemantauan wilayah, serta melaksanakan langkah-langkah preventif secara berkelanjutan guna mewujudkan penanggulangan Karhutla yang efektif, responsif, dan terpadu.

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *