Suluh Karhutla 31 Kades Dedai Tindaklanjuti Perintah Presiden

Sintang – Kegiatan penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Satgas TNI terhadap 31 Kades wilayah Kecamatan Dedai merupakan langkah tindaklanjuti perintah Presiden RI Prabowo dalam rangka mitigasi bencana akibat perubahan iklim.

Hal itu disampaikan Kolonel Arh Saptarendra P, ST, MM, saat memberikan penyuluhan pencegahan dan pengendalian Karhutla di Aula Kecamatan Dedai, Sintang, Kalbar, Sabtu 29/ 08/ 2026.

Diungkapkan Sapta, TNI mengirim para Perwira jajaran TNI AD, AL dan AU sejak Senin (24/08/2026) dari Lanud Halim PK.

“Penyuluh terbagi ke wilayah Kalbar, Sumsel dan Pekanbaru, dan yang ke Kalbar dibagi lagi menjadi 14 wilayah diantaranya ke Sintang, “ujar dia lebih lanjut.

“Ini merupakan tindak lanjut Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan terhadap perintah Presiden dalam rangka mitigasi Karhutla di daerah itu, “tambah dia.

Lebih lanjut ia mengatakan, untuk di Kabupaten Sintang sendiri, satgas dibagi lagi menjadi 12 Tim Penyuluh termasuk diantaranya di Kecamatan Dedai.

“Hari ini, dilaksanakan penyuluhan terhadap 31 Kepala Desa wilayah kecamatan Dedai dan dihadiri pihak Kecamatan, Danramil dan Kapolsek,” tandas lulusan P4N XLIX Lemannas.

Pada kegiatan tersebut, materi yang diberikan meliputi tentang bagaimana membangun kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya mencegah Karhutla karena tidak saja terhadap polusi udara tapi juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat dan bahkan masa depan pendidikan serta perputaran ekonomi masyarakat, “ terang lulusan Akmil 1996 itu.

“Termasuk bisa berimplikasi terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat serta ketahanan wilayah,” tegasnya.

Pada penyuluhan itu juga melibatkan personel dari Mabesad, Mabesal dan Mabesau yaitu Kolonel Kav Eko Agus Nugroho, Kolonel Inf Prayoga, Kolonel (Laut) PM Husein dan Kolonel Adm Sutikno.

Selain para perwira tersebut, di wilayah Kabupaten Sintang, para penyuluh di koordinir oleh Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung dan Brigjen TNI Zamroni.

“Alhamdulillah, para Kepala Desa di Dedai memiliki pehamanan dan integritas yang kuat dalam mencegah terjadinya Karhutla,” pungkasnya.

 

 

Agus maharona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *